"Satu-satunya batasan realisasi kita akan hari esok adalah keraguan kita akan hari ini"

Franklin D. Roosevelt

PENGUMUMAN !!!

Surat dan Format Daftar Nominatif Laporan Penilaian Kinerja PNS / E Lapkin dapat di download di sini.
 

Bertempat di Gd. A Lt. 1 Setda (Kamis/09/02/2017) Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang mengadakan Sosialisasi Penghitungan Indeks Profesionalitas ASN. Acara yang mendatangkan peserta dari Pengelola kepegawaian OPD seluruh Kota Magelang dibuka oleh Bapak Aris Wicaksono, SE selaku Kepala Badan Kepegawaian Kota Magelang. Narasumber dalam sosialisasi ini adalah Bapak Dwi Haryono, SH, Kepala Sub Bagian Badan Kepegawaian Negara.

Indeks profesionalitas ASN merupakan salah satu cara mengukur profesionalitas ASN. Pada sosialisasi ini narasumber menjelaskan bahwa BKN berusaha menyusun metode untuk mengukur profesional pegawai yang pada muaranya adalah kinerja seluruh ASN akan terukur. Pengukuran dilakukan secara bertahap, sebagai awal dilakukan kepada para pejabat struktural. Dalam pemaparan dijelaskan beberapa indikator dalam mengukur profesional ASN antara lain kompetensi, kompensasi, disiplin dan kinerja pegawai. Adapun premis indikator dari profesional ASN adalah (individu) pegawai akan semakin profesional apabila kompetensinya semakin tinggi, kinerjanya semakin baik dan pegawainya semakin bersih. Nantinya hasil dari pengukuran indeks ini bisa memetakkan daerah mana yang indeksnya tinggi dan mana yang indeksnya rendah. Sehingga intervensi yang diambil bisa tepat.

Dalam sosialisasi ini, narasumber menyampaikan tentang petunjuk penghitungan indeks profesionalitas ASN. Adapun sumber data berasal dari SAPK, E-pupns, Sistem Informasi Kepegawaian, Daftar Gaji dan Tunjangan PNS, Sasaran Kerja Pegawai dan Pegawai yang terkena hukuman. Disampaiakan pula bahwa kompetensi didekati dengan potensi yang ada dalam E-pupns, kinerja dengan data SKP, kompensasi didekati dengan tunjangan ataupun kesejahteraan pegawai. Adapun organisasi yang modern didekati dengan tingkat disiplin pegawai.

Pegawai dianggap semakin profesional apabila tingkat kompetensinya semakin tinggi, kinerjanya semakin baik, semakin dekat kompensasi yang diterima seseorang baik secara internal maupun eksternal dengan pegawai lainnya pada kompleksitas pekerjaan dan resiko yang setara dan semakin rendahnya tingkat pelanggaran disiplin.

Selanjutnya kepada para peserta dibekali tentang cara dan metodologi pengukuran indeks profesionalitas ASN dan para peserta menerapkan pengukuran indeks untuk masing-masing OPD.(ng)

Pengunjung

Hari ini17
Kemarin15
Minggu ini86
Bulan ini416
Total93285
Powered by CoalaWeb

Sedang Online

Kami memiliki 6 tamu dan tidak ada anggota online

Go to top